Ternyata Inilah Alasan Pemerintah Ogah Angkat Honorer K2 Tua jadi PNS

Pilahberita - Tahukah anda sahabat pembaca jika Keberadaan honorer K2 usia tua dinilai menjadi salah satu pemicu rendahnya indeks daya saing. Itu sebabnya, pemerintah tidak ingin lagi menjadikan honorer K2 maupun nonkategori yang usia 35 tahun ke atas menjadi PNS.
"Sudah waktunya untuk merekrut dari kalangan milenial dalam birokrasi PNS. Ini untuk masa depan birokrasi agar tercipta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompetitif, modern, dan punya daya saing tinggi," tegas Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada Pilahberita, Rabu (26/6).
Saat ini, lanjutnya, skor indeks daya saing Indonesia masih terbilang cukup rendah. Salah satunya ada birokrasi PNS. Agar skor indeks meningkat harus diisi dengan SDM baru dari kalangan milenial.
Kalau tetap memasukkan pegawai dari kalangan tenaga honorer K2 maupun nonkategori, skor indeknya akan tetap sama. "Mengapa? Karena honorer ini kan sudah masuk dalam birokrasi juga. Jika mereka diangkat PNS, skornya tetap sama dong, enggak ada perubahan," sergahnya.
Bima lebih setuju apabila tenaga honorer K2 maupun nonkategori dimasukkan ke dalam PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Itupun tidak boleh serta merta juga. Sebab, PPPK juga termasuk dalam birokrasi ASN.
"Seperti saran saya pada waktu sebelumnya, honorer K2 dan nonkategori diarahkan saja ke PPPK tapi jangan lagi dikasih jalur secara khusus. Mereka harus dipertandingkan dengan PPPK umum biar fair," pungkasnya.
Sumber : hwww.jpnn.com
Bagaimana rekan-rekan pembaca terkait informasi diatas? semoga bermanfaat dan memberikan kita pengetahuan apa yang terjadi dalam negeri ini sehingga rekan-rekan honorer K2 bisa ikut dalam birokrasi sesuai dengan yang diharapkan.

0 Response to "Ternyata Inilah Alasan Pemerintah Ogah Angkat Honorer K2 Tua jadi PNS"

Posting Komentar