PILAHBERITA.COM – Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini dalam masa revisi. Dalam undang-undang ASN ini terdapat harapan Untuk Para Honorer, Guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap untuk diangkat menjadi PNS. Hal ini bisa terwujud jika revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa digoalkan. Saat ini, regulasinya telah menjadi prioritas di tingkat DPR. Para guru tidak tetap (GTT), pegawai tidak tetap (PTT), dan honorer hingga tenaga kontrak yang bekerja di instansi Pemerintah selama minimal tiga tahun akan diangkat langsung menjadi PNS.
JIKA UU ASN DISETUJUI, HONORER, GTT DAN PTT DENGAN MASA KERJA MINIMAL 3 TAHUN WAJIB DIANGKAT PNS !!
TENAGA HONORER
Nantinya para guru, bidan, penyuluh, peneliti, dosen, dan honorer lainnya akan mendapat kepastian status mereka karena pengabdiannya.
UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) hanya membagi manajeman ASN ke dalam Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sistem PPPK tidak mengenal kenaikan pangkat, pengembangan karier, atau promosi.
Dalam UU itu, para GTT itu masuk dalam kategori PPPK. Namun, anehnya tak ada batasan masa kerja dan tingkatan.
"Ini tidak fair," kata pemeran Oneng dalam sinetron komedi "Bajai Bajuri" di Surabaya, Jumat (9/12/2016).
UU itu dinilai perlu direvisi. Oneng menuturkan bahwa pengakuan status pegawai non-PNS dan Pengangkatan PNS perlu payung hukum yang kuat.
Yakni Undang-Undang. Selain itu, perlunya Mereformasi Birokrasi dan Kualitas Pelayanan Publik dam Pembangunan membutuhkan aparatur sipil negara yang profesional dan demokratis serta sejahtera.
Revisi UU ASN itu menitikberatkan kepada sistem kepegawaian yang tepat. Sistem kepegawaian cukup dengan status PNS.
Para GTT yang secara terus-menerus bekerja pada instansi pemerintah paling sedikit selama 3 (tiga) tahun wajib diangkat menjadi PNS secara langsung.
"Pengangkatan PNS nantinya tak melalui ujian. Namun hanya seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi surat keputusan yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian," kaya Oneng.
Pengangkatan PNS dilakukan dengan memprioritaskan mereka yang memiliki masa kerja paling lama. Atau mereka yang bekerja pada bidang fungsional, administratif, dan pelayanan publik.
Dalam pengangkatan PNS dilakukan penyesuaian masa kerja, gaji, penyetaraan ijazah pendidikan terakhir, dan tunjangan yang diperoleh sebelumnya.
Saat ini, Revisi UU ASN sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional Prioritas 2016 dan sudah dibahas di DPR. Pembahasan di Badan Legislasi DPR dan Panitia Kerja sudah selesai.
FOLLOW BERITA PNS DAN GURU DISINI : 
Muatan isinya sementara sudah mengakomodir kepastian nasib dan perlindungan serta pengangkatan PNS secara langsung bagi Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak.
Tahapan berikutnya adalah pengesahan pada Sidang Paripurna DPR menjadi RUU Inisiatif DPR. Selanjutnya dilakukan pembicaraan tingkat 1. 
Demikian berita dan informasi yg dapat redaksi PILAHBERITA.COM bagikan, semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Mari kita bersama-sama berdoa semoga revisi UU ASN ini cepat selesai dan harapan bapak dan ibu honorer untuk diangkat menjadi PNS bisa tercapai. Terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa like, comment dan bagikan ya...

2 komentar

dalam revisi uu yang akan mengangkat honorer minimal masa kerja 3 tahun dan diangkat oleh pejabat yang berwenang..apakah guru guru honorer sekolah yang tidak masuk k2 masuk dalam pengangkat ini..karna kami merasa slalu tersisih kan karna walaupun masa kerja kami sudah masuk 10 tahun kami slalu di anggap tidak ada oleh dinas yang berwenang.

Benar pertanyaan mbak mira fatma. Kami bkn K2, tp sdh bekerja 10 thn lebih di Dinas PU dan pekerjaan kami sama dgn PNS sbg staf di kantor.


EmoticonEmoticon