Pilahberita.com - Selamat malam dan salam sejahtera. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berinisiatif memotong gaji pegawai negeri sipil (PNS) demi membantu pendanaan Rio Haryanto di lomba balap mobil Formula 1 (F1). Kebijakan ini diusulkan Menpora Imam Nahrawi, dan sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
“Sebagai sebuah spirit dukungan boleh lah,” kata anggota DPR Utut Adianto saat dihubungi Pos Kota, Rabu (2/3) petang. Hanya saja sambungnya, caranya yang perlu diluruskan. Seharusnya Menpora mengajukan saja melalui APBN-P, berkoordinasi dengan Departemen Pariwisata dan DPR.
“Kan olahraga ini juga terkait dengan kegiatan pariwisata,” katanya. Dengan cara ini Utut yakini akan bisa terlaksana dengan baik. Sebab sambungnya, kalau dari APBN induk, pengeluarannya sudah ada peruntukkannya masing-masing.
BUTUH RP130 MILIAR
Rio Haryanto sudah dipastikan berlaga di F1 bersama tim Manor Racing. Namun dia masih butuh dana 7 juta euro atau sekitar Rp130 miliar untuk melunasi biaya 15 juta Euro atau sekitar Rp270 miliar yang dipatok Manor. Tenggat waktu yang diberikan Manor pada Rio untuk melunasi biaya tersebut adalah di bulan Mei 2016.
Sejauh ini, belum terungkap jumlah uang setoran Rio kepada Manor Racing dan timnya di kompetisi F1. Baru diketahui, dana sponsor dari Pertamina 5 juta Euro (sekitar Rp75 miliar), dan dana internal Rio 3 juta Euro (sekitar Rp50 miliar), dan ongkos yang harus dibayar Rio diperkirakan berkisar 10 – 15 juta Euro.
Namun, dana besar ini masih sulit diperoleh, sehingga Menpora berinisiatif memulai pemotongan gaji PNS yang dimulai dari dirinya, dan Kementerian yang dipimpinnya. “Ini bukan kewajiban, tapi imbauan, sifatnya sukarela,” kata Gatot.
TIDAK SETUJU
Banyak PNS di lingkungan Kemenpora tidak setuju dengan ide menterinya itu. “Masa sih harus pake uang gaji kita, mestinya itu kan urusan pihak sponsor swasta,” kata satu PNS di Kemenpora yang tak mau disebut namanya.
Kalau Rio benar-benar bagus, sambungnya, mestinya banyak sponsor mau membiayainya, kan dia udah melewati proses dari bawah.
Memang diakui, sambung rekannya yang juga PNS di Kemenpora, Rio membawa misi merah putih. ” Tapi tidak seharusnya rakyat yang menanggung beban biayanya,” ucapnya.
Pemerintah, kata dia, seharusnya bisa lebih kreatif dalam mencari dana dengan menggandeng swasta.
sumber : poskotanews.com


EmoticonEmoticon