ATURAN BARU: Miliki Lebih dari Satu Istri, Semua Dicatat dalam 1 KK

Pilahberita.com - program kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) meminalisir terjadinya identitas ganda dan dapat mengantisipasi terjadinya perselingkuhan atau suami beristri lebih dari satu secara diam-diam.
Pasalnya identitas seorang suami hanya tercatat di dalam satu kartu keluarga (KK). Sedangkan di istri selanjutnya, tidak akan ada nama suami.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, KTP-el bisa menjadi alat pencegah terjadinya perselingkuhan, terutama suami yang melakukan poligami dalam status perkawinan.
Sebab, bagi suami yang memiliki empat keluarga atau istri akan tercatat namanya di satu kartu keluarga. Sedangkan tiga istrinya yang lain tercatat sebagai keluarga, tanpa suami. Namun, statusnya tetap menikah.
“Sekarang ini pencatatan kependudukan seperti itu, satu orang hanya tercatat dalam satu kartu keluarga dan hanya boleh memiliki satu identitas atau alamat,” ujar dia.
Zudan menerangkan, suami sebagai kepala keluarga dan istri sebagai ibu rumah tangga. Di keluarga lain, ibu bisa sebagai kepala keluarga.
“Kan boleh ibu jadi kepala keluarga. Hanya tak ada nama suami, status istri menikah. Kecuali status suami meninggal atau cerai maka ditulis meninggal dan cerai,” pungkasnya.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "ATURAN BARU: Miliki Lebih dari Satu Istri, Semua Dicatat dalam 1 KK"