Menteri Yuddy : Maaf, Pemerintah Tidak Akan Angkat Lagi Honorer Jadi PNS

Assalamualaikum Wr WB. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Ini kabar buruk bagi  honorer kategori dua (K2)‎ yang sudah ngebet diangkat jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengaku tak akan mengangkat sekitar 492 ribu honorer K2 menjadi CPNS. Harapan honorer kategori dua (K2)‎ untuk diangkat CPNS pupus sudah. 
“Mohon maaf, dengan berat hati saya katakan tidak bisa mengangkat honorer K2 menjadi CPNS,” tegas Yuddy dalam raker Komisi II DPR RI, Rabu (20/1/2016) seperti dikabarkan pojoksulsel.com.
Dia menambahkan, melihat kemampuan fiskal negara yang tidak memenuhi target, selaku MenPAN-RB, dirinya harus mengambil kebijakan tidak populis tersebut.
Itu sebabnya, moratorium CPNS tetap diberlakukan baik dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pelamar umum.

“Sebagai MenPAN-RB, saya tidak bisa menambah beban negara dengan rekrutmen CPNS baru. Selain itu tidak ada aturan hukum mengangkat honorer K2 menjadi CPNS,” tandasnya.
Demikian berita dan informasi tentang Honorer yang dapat kami sampaikan, tetap semangat dan jangan berkecil hati, Jangan berhenti berharap Tuhan Pasti mendengar doa kita semua.. 
Kata Kunci: Pemerintah Batal Angkat Honorer Jadi PNS, Pengangkatan Honorer menjadi PNS, Pengangkatan Honorer K2 menjadi PNS, Pengangkatan Honorer menjadi CPNS, Honorer Batal PNS, Formasi CPNS,

Subscribe to receive free email updates:

13 Responses to "Menteri Yuddy : Maaf, Pemerintah Tidak Akan Angkat Lagi Honorer Jadi PNS"

  1. ya diterima aja wes dimanapun kalau rezekinya datang ya datang juga walau gak jadi PNS, yg udah jadi PNS ya silakan bergembira,tapi kami akan tetap ingin menjadi PAHLAWAN NEGERIKU dimanapun berada dan apapun statusnya

    BalasHapus
  2. Honorer tdk diangkat tapi gaji dan tunjangan PNS naik dan semakin sejahtera, semakin buncit, padahal kinerjanya di bwh standar,yg rajin malah honorer, kebijakan model apa mentri ini, dtg dan lihat ke papua sini, jgn duduk sj di jkt dan ambil kebijakan tanpa dasar

    BalasHapus
  3. Honorer tdk diangkat tapi gaji dan tunjangan PNS naik dan semakin sejahtera, semakin buncit, padahal kinerjanya di bwh standar,yg rajin malah honorer, kebijakan model apa mentri ini, dtg dan lihat ke papua sini, jgn duduk sj di jkt dan ambil kebijakan tanpa dasar

    BalasHapus
  4. Rapopo...masih banyak peluang lain selain jadi pns...selagi kita mw berusaha dan berdoa..

    BalasHapus
  5. Tetap semangat, rezeki tak harus pns.

    BalasHapus
  6. Jangan berkecil hati klu diangkat tdk diangkat PNS , krn msh banyak peluang lain di dpn mata. Klu anda memiliki kreatifitas maka anda tidak perlu takut menjalaninya. Salam merdeka .....!

    BalasHapus
  7. Padahal yg rajin dan mau bekerja itu adalah tenaga honorer dibanding pns dan senoir.

    BalasHapus
  8. Padahal yg rajin dan mau bekerja itu adalah tenaga honorer dibanding pns dan senoir.

    BalasHapus
  9. Berarti pemerintah mempermainkan nasib honorer K2, yang semula akan mengangkat honorer tanpa tes.
    Kalau memang pemerintah tidak sanggup membiayai kenapa tidak dihapuskan saja honorer diseluruh Indonedia biar pemerintah tau sejauh mana yang bisa dilakukan PNS tanpa Honorer.
    Salam Kejujuran Anak Negeri (FHI Kab. Sumbawa)

    BalasHapus
  10. Berarti pemerintah mempermainkan nasib honorer K2, yang semula akan mengangkat honorer tanpa tes.
    Kalau memang pemerintah tidak sanggup membiayai kenapa tidak dihapuskan saja honorer diseluruh Indonedia biar pemerintah tau sejauh mana yang bisa dilakukan PNS tanpa Honorer.
    Salam Kejujuran Anak Negeri (FHI Kab. Sumbawa)

    BalasHapus
  11. Allah SWT tidak pernah tidur, Dia maha tau apa yang terjadi. benar kata sahbat2 diatas, bukan mengucilkan rekan2 PNS sekalian. tapi bukan hal yang asing lagi bahwa sesungguhn ya roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat pekerja2 keras honorer yang penghasilannya jauh dari kata cukup. dan masih banyak tenaga honor yang mendapatkan intimidasi dari kalangan kalangan pemangku jabatan di birokrasi pemerintahan. tolong hargai jerih payah honor

    BalasHapus