Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr Wb. Selamat Pagi bapak dan ibu sekalian yang berbahagia salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pemerintah telahmenyiapkan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp. 7,5 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. THR tersebut akan diberikan kepada aparatur negara yaitu pegawai negeri sipil (PNS), anggota DPR, serta aparatur negara lain termasuk menteri dan presiden. THR akan diberikan sebesar satu kali gaji pokok.
Dengan pemberian THR ini, PNS dan aparatur negara tidak akan mendapatkan kenaikan gaji. Pemberian THR ini lebih dipilih untuk mengurangi beban negara dalam membayar uang pensiun PNS. “Karena itu kami berpikir untuk memperbaiki take home pay dengan (pemberian) tunjangan hari raya,” ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Selasa, 3 November 2015.
Bambang mengatakan bahwa setiap tahun belanja pegawai semakin besar. “Bisa dibayangkan jika gaji pokok naik terus maka pensiun makin besar kan repot,” imbuhnya. Di samping itu, dari sisi penerima, akan lebih terasa menerima THR. 
Kenaikan gaji terakhir sebesar 6 persen. Dia mencontohkan gaji pokok terbesar PNS adalah Rp 5 juta. Maka setiap tahun kenaikan gajinya sekitar Rp 300 ribu.  Direktur Jenderal Anggaran Askolani mengatakan selama ini pembayaran pensiun aparatur negara cukup besar. “Apalagi yang tidak ditanggung Taspen,” ungkapnya. 
Demikian berita dan informasi terkait THR PNS yg dapat redaksi Pilah Berita bagikan semoga bermanfaat. Jika berkenan mohon berikan komentar dan pendapatnya. Tetap setia bersama Pilahberita dan wassalam..
Katakunci : Tunjangan Hari Raya, THR, PNS, Kenaikan Gaji, Kenaikan Gaji PNS,

2 komentar

saya setuju, pns dapat gunakan liburan akhir tahun dan perayaan tahun baru.

saya setuju, pns dapat gunakan liburan akhir tahun dan perayaan tahun baru.


EmoticonEmoticon