Like Fanspage Facebook kami untuk mendapatkan berita dan informasi terupdate secara otomatis di beranda facebook anda. Terima Kasih ^^
Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat pagi bapak dan ibu sekalian. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah salah satu profesi yang paling banyak diminati oleh masyarakat, hal ini terbukti dengan membludaknya para peserta yang mendaftarkan diri ketika perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diselenggarakan oleh Pemerintah.
Namun untuk bisa menjadi salah satu yang terbaik bukanlah hal yang mudah dikarenakan ketatnya persaingan dikalangan peserta dalam memperebutkan satu formasi yang telah disediakan oleh Pemerintah.
(BACA JUGA : INFO TERBARU !! GAJI PNS AKAN DISEDERHANAKAN..)
Sebagaimana yang baru-baru ini disampaikan oleh Menteri Yuddy bahwa tahun ini Pemerintah akan kembali menggelar proses seleksi CPNS khusus untuk formasi guru, tenaga kesehatan dan sekolah-sekolah kedinasan.
Untuk itu, kepada seluruh rekan-rekan yang masih bermimpi untuk menjadi aparatur Negara agar segera bersiap-siap dalam bersaing untuk memperebutkan satu kesempatan emas untuk menjadi PNS.
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) akan mengubah pola penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari sebelumnya berbasis hanya proses seleksi (recruitment) menjadi sesuai dengan kebutuhan (requirement).
(BACA JUGA : GAJI PNS NAIK LAGI TAHUN 2016? INI DIA JAWABAN MENDAGRI ...)
“Proses seleksi tidak lagi didasarkan pada pengerahan atau usulan yang sifatnya kuantitatif, tetapi pada kebutuhan objektif instansi yang secara kualitatif akuntabel,” kata Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (21/8/2015).
Yuddy pun meminta instansi daerah merapikan pola kebutuhan formasi pegawai. Kemudian menyampaikannya secara online di e-informasi.
“Saya harap para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) segera menyampaikan desain dan analisis kebutuhan pegawai untuk lima tahun ke depan, berdasarkan kebutuhan objektif melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja. Kirimkan melalui e-formasi,” jelasnya.
Selain itu, perubahan juga terjadi dalam hal pengajuan penerimaan yang menggunakan formasi Praja IPDN. “Karena itu, silahkan saudara identifikasi berapa kebutuhan pegawai dengan kualifikasi berasal dari lulusan IPDN,” tuturnya.
Yuddy menambahkan, dalam proses seleksi PNS akan dilakukan secara ketat menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT). Hal itu sebagai bentuk transparansi dan menghindarkan praktik manipulatif.
(BACA JUGA : KABAR GEMBIRA, AKHIR TAHUN INI DIMULAINYA SISTEM PENGGAJIAN BARU PNS !!)
“Dengan sistem CAT, semua memiliki peluang yang sama, yang menentukan kelulusan adalah kompetensi yang bersangkutan,” tandasnya.
Sebagai informasi, pemerintah saat ini melakukan moratorium seleksi CPNS. Namun, moratorium ini tidak berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, penegak hukum, kemudian yang berasal dari sekolah kedinasan.
(Sumber : www.liputan6.com)
Demikian berita dan informasi yang dapat Pilah Berita sampaikan pada pagi hari ini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Jika berkenan mohon berikan komentarnya. Atas perhatian dan kunjungannya kami ucapkan terima kasih.


EmoticonEmoticon