Like Fanspage Facebook kami untuk mendapatkan berita dan informasi terupdate secara otomatis di beranda facebook anda. Terima Kasih ^^
Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat pagi bapak dan ibu sekalian. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua.
Kesejahteraan dan kualitas kerja merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Pemerintah telah berkomitmen  untuk berupaya terus meningkatkan kesejahteraan seluruh PNS di tanah air.
Namun sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla beberapa waktu yang lalu bahwa Pemerintah bersedia mewujudkan tuntutan para PNS untuk naik gaji namun dengan syarat kinerja harus ditingkatkan. Gaji naik, kinerjapun harus berkualitas.
Menteri Perdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Yuddy Chrisnandi menolak gagasan tentang kenaikan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 100 persen. Menurutnya, PNS harus memperbaiki kinerjanya terlebih dulu jika mau mendapatkan kenaikan gaji.
“Tidak sekarang kenaikan gaji PNS. Mereka mesti mempunyai kinerja baik dulu untuk membangun rakyat. Baru sesudah kinerjanya tampak, mulai memikirkan gaji,” ucap Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Selasa (25/8).
Mantan anggota DPR yang juga politikus muda Hanura itu menambahkan, saat ini bukanlah momen tepat untuk menaikkan gaji pegawai negeri. Ia kembali wanti-wanti bahwa yang penting kualitas layanan birokrasi bisa diperbaiki dulu.
Yuddy juga mengimbau PNS agar tidak senantisa menuntut kesejahteraan saja. Sebab, PNS sebagai abdi negara mesti berjiwa ikhlas dan penuh pengabdian dalam melayani masyarakat.
“Para PNS tidak boleh khawatir pemerintah hendak mengabaikan kesejahteraan mereka. Kalau pelayanan publik baik dan juga masyarakat puas dengan kerja PNS, niscaya pemerintah hendak meninjau kembali untuk menaikkan gaji PNS,” pungkasnya.
Di balik keputusan Pemerintah melakukan penghapusan kenaikan gaji berkala itu ada kabar gembira lainnya. Sebab, pemangkasan itu akan diganti dengan tunjangan hari raya (THR) yang lebih besar dari kenaikan gaji berkala.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, pemberian THR merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para PNS. Sebab, THR itu di luar gaji ke-13.
Yuddy meyakini THR itu lebih besar manfaatya ketimbang kenaikan gaji berkala. “Kan manfaatnya lebih besar dari pada dinaikan 4 persen dari gaji pokoknya,” ungkapnya.
Selain itu Menteri Yuddy juga menegaskan, pemberian THR bagi para PNS tersebut tidak akan membebani APBN.
(Sumber : www.jawapos.com)
Demikian berita dan informasi yang dapat Pilah Berita sampaikan pada pagi hari ini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Jika berkenan mohon berikan komentarnya. Atas perhatian dan kunjungannya kami ucapkan terima kasih.

1 komentar:

maaf aku tidak sependapat dengan bapak mentri " kalau ingin naik gajih maka perbaiki dulu kinerja pns " ada yang perlu di ingat bahwa jika pns sejahtera maka dia akan bersemangat dan berkonsentrasi pada pekerjaannya dan melayani rakyat dengan baik tanpa takut disuap dan diiming2 komisi besar untuk melanggar aturan .karena itu sebelum pemerintah mengharapkan pns memiliki kinerja yang baik maka perlu di telusuri apakah gajih pns itu sudah layak atau belum bukan hanya untuk hidup tapi layak agar pns itu anti suap. jadi tidak mungkin memiliki kinerja yang baik jika kebutuhan sehari aja susah .. mau mengkuliahkan anak juga harus ngamprah ke bank sehingga gajihnya berkurang ... keadaan susah ini maka pns tsb sangat rentang melakukan pelanggaran salah satunya mudah di sogok dengan uang ... kita ga bisa menyalahkan semuanya pada pns karena siapaun ada da dalam posisi tsb bisa tergoda karena masalah perut yang ga bisa kompromi....jadi usul saya sejahterakan dulu para pegawai baru menuntut kinerja yang baik jangan sebaliknya...


EmoticonEmoticon