TAK TERDAFTAR DI BKN, PNS DIANGGAP PENSIUN !!

Like Fanspage Facebook kami untuk mendapatkan berita dan informasi terupdate secara otomatis di beranda facebook anda. Terima Kasih ^^
Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat pagi bapak dan ibu sekalian. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Kotamobagu, harus bersiap-siap dianggap pensiunan jika tak terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hal tersebut disampaikan Kepala BKDD Kota Kotamobagu Adnan Massinae kepada Tribun Manado, Selasa (16/6) saat ditemui usai mensosialisasikan Pendaftaran Ulang (PU) PNS 2015 di Aula Kantor wali kota Kotamobagu.
“Jika PNS tidak terdaftar, otomatis akan dianggap bukan PNS, berhenti atau sudah pensiun. Dengan kata lain dianggap tidak pernah menjadi PNS,” ujar Adnan.
Dikatakannya, hal tersebut merupakan sanksi tegas bagi PNS yang tidak mendaftarkan diri pada PUPNS 2015 ini. “Itu sanksinya, kalau dulu kan masih menggunakan sistem manual, bukan online. Ketika masih ada kesalahan data dan tidak terdaftar belum diberikan sanksi,” ungkapnya.
Lanjutnya, PUPNS 2015 ini merupakan program rutin dari BKN. “PNS itu tiap 10 tahun harus melakukan pendaftaran. Nah kali ini sudah menggunakan sistem online,” ujarnya.
Adapun beberapa perbandingan pendaftaran manual dan online.
“Kalau manual itu kekurangannya yaitu, PNS akan repot. Misalnya saat memasukkan berkas banyak ditemukan kesalahan, dan secara berkelanjutan. Yang bersangkutan akan bolak-balik mengurusinya,” ungkapnya.
 Berbeda dengan sistem saat ini yakni online. “Kalau berdasarkan sistem online, saat ada kesalahan pemasukkan berkas, sistem yang akan mengkoreksi terlebih dahulu. Dan disampaikan melalui email masing-masing PNS,” ujarnya.
Untuk itu dikatakannya setiap PNS harus memiliki email. “Itu penting untuk sistem ini. Sistem ini memang sederhana namun butuh kehati-hatian, karena ini menyangkut nasib PNS. ” ujarnya.
Adnan kemudian mengimbau kepada PNS agar secepatnya mendaftar. “Saya minta agar menseriusi hal ini, fokus pada hal ini. Jangan sampai salah,” ujarnya.
Mengenai batas waktu, Adnan tidak menyebutkan. “Yang penting itu harus terdaftar di BKN. Jangan mendaftar saat injuri time atau waktu-waktu terakhir, karena kapasitas jaringan dan server BKN tidak memadai untuk bisa menampung jutaan data PNS yang mendaftar saat itu,” ungkapnya.
Ditambahkan Adnan, tadi dalam sosialisasi tak sedikit PNS yang merasa kesulitan saat mendengar sistem pendaftaran ulang tersebut.
“Iya apalagi yang sudah tua, mereka seringkali salah dalam pengetikan. Bahkan ada juga yang tidak memiliki email,” ujarnya.
Satu diantaranya Suartini Dadu. “Iya memang kedengarannya sulit. Tapi tadi saya sudah menyalin data bagaimana mekanisme pendaftarannya dengan flashdisk dari BKDD,” ujarnya.
Pihak BKDD pun akan melakukan tindakan untuk membantu pendaftarannya.
“Rencananya BKDD akan buat pelatihan. Kita coba gilir tiap SKPD perwakilannya kasubag kepegawaian atau sekertarisnya datang ke BKDD untuk latihan. Karena ini penting sederhana tapi fatal,”ungkap Adnan. (Tribun Manado/Handika Dawangi)
(dilansir dari situs : tribunnews.com)
Demikian berita dan informasi yang dapat Pilah Berita sampaikan pada pagi hari ini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Jika berkenan mohon berikan komentarnya. Atas perhatian dan kunjungannya kami ucapkan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TAK TERDAFTAR DI BKN, PNS DIANGGAP PENSIUN !!"

Posting Komentar