Selamat pagi rekan-rekan guru semua yang berbahagia. Berbagai keluhan datang dari para guru madrasah di Cirebon, Jawa Barat. Beberapa di antaranya, mengeluhkan tunjangan profesi guru atau sertifikasi yang tidak segera dicairkan. Padahal, sudah hampir 6 bulan lamanya tunjangan itu tidak dibayarkan.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda), Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Cirebon, Mujayin menjelaskan pencairan bagi guru penerima tunjangan sertifikasi segera dilakukan paling lambat dalam sepekan depan.

“Setelah memang mengalami kendala untuk tunjangan profesi guru, sekarang lagi dalam proses. Kemarin dari Kanwil (Kantor Wilayah Kemenag, red) Bandung sudah melakukan revisi, ya mudah-mudahan dalam seminggu ini,” katanya saat dikonfirmasiMetrotvnews.com melalui telepon, Jumat (1/5/2015).

Mujayin menambahkan pencairan tersebut diambil dari APBN dan dipa Kemenag di kabupaten. Jika anggaran tetap tidak mencukupi, maka anggaran yang keluar akan dibagi rata, yaitu untuk pembayaran 4 bulan gaji.

“Ini sebenarnya bukan hanya terjadi di Cirebon, tapi di berbagai daerah di Indonesia, karena diambil dari APBN,” tambahnya.

Sebelumnya, para guru madrasah memanfaatkan momentum May Day guna menyuarakan segenap keluhan yang dialaminya. Mereka menuliskan perihal kecilnya honor guru madrasah non-PNS serta tunjangan dan honor yang tak segera mereka terima selama berbulan-bulan.

( dilansir dari situs : http://jabar.metrotvnews.com/ )

Demikian berita dan informasi yang dapat PILAH BERITA berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua, sekian dan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu guru semua


EmoticonEmoticon