INI DIA PENYEBAB GURU BELUM TERIMA TUNJANGAN SERTIFIKASI


Assalamualaikum wr. wb. Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berbahagia. Pada malam hari ini Pilah Berita akan membagikan informasi mengenai  Sekitar 300 guru di Kabupaten Muaro Jambi belum menerima tunjangan profesi. Ditenggarai, penyebabnya lantaran data guru penerima sertifikasi yang dikirim sekolah tidak valid. Ini berakibat SK Dirjen Kementerian Pendidikan Pusat tidak keluar dan berujung belum cairnya dana sertifikasi guru. Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Teknik (TKT) Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Edi, mengatakan dana sertifikasi yang digelontorkan di Kabupaten Muaro Jambi per tahun (empat triwulan) mencapai Rp 127 miliar.
Sementara dana yang cair pada triwulan pertama baru Rp 19 miliar dari Rp 25 miliar per triwulannya. “Yang cair itu baru untuk 1.700-an guru. Yang belum ada 300-an,” ujarnya, Senin (4/5). Nominal tunjangan sertifikasi per bulan, menurut Edi, disesuaikan jumlah gaji pokok guru per bulan. Sementara di Kabupaten Muaro Jambi, gaji guru paling besar sekira Rp 4 juta. Ia menjelaskan persyaratan pencairan dana sertifikasi adanya SK. Jika SK belum dikeluarkan, maka dana tidak akan cair. Akan tetapi tidak dikeluarkannya SK itu karena berkas yang dikirim sekolah-sekolah tempat guru itu mengajar belum lengkap. Artinya, kata Edi, harus dilengkapi kembali.
Lebih lanjut Edi mengatakan, ketidakakuratan data ratusan guru yang belum menerima tunjangan sertifikasi akan menjadi evaluasi tersendiri bagi pihak Kementerian. Karena itu akan berdampak pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sedikit tersendat. “Jangan heran jika ke depan akibat kurang cakapnya pihak sekolah dalam mengolah data gurunya sebagai penerima tunjangan sertifikasi, akan berdampak pada aliran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah yang sedikit tersendat,” lanjutnya. Satu di antara syarat mutlak bagi guru penerima tunjangan sertifikasi, harus mengajar minimal 24 jam dalam satu minggu. Apakah ada permainan di dalam untuk memenuhi syarat itu? Sejauh ini, Edi mengaku belum mendapatkan indikasi permainan antara kepala sekolah dengan guru agar jumlah jam mengajar perminggu bisa mencapai 24 jam.
Seandainya ada, itu akan menjadi bumerang bagi kepala sekolah sendiri. Sebab akan timbul kecemburuan sosial di antara guru lain yang tidak diperhatikan. “Meski awalnya riak itu hanya di sekolah, tapi lama-lama cerita berkembang dan menjadi rahasia umum,” tukasnya.
(dilansir dari situs : tribunnews.com )
Demikian berita dan informasi yang dapat Pilah Berita bagikan, semoga selalu bermanfaat untuk kita semua, sekian dan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu guru semua. Jika berkenan mohon dikomentari dikolom komentar dibawah ya.. terima kasih...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "INI DIA PENYEBAB GURU BELUM TERIMA TUNJANGAN SERTIFIKASI "

Posting Komentar