Selamat sore rekan-rekan guru semua yang berbahagia... salam edukasi.... Pencairan dana Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) di Kabupaten Minahasa semakin diperketat. Guru TSG yang jarang hadir di sekolah dan jam mengajar kurang, siap-siap saja tak terima TSG. Hal ini tegas diterapkan Dikpora Minahasa. Buktinya, pembayaran yang seharusnya disalur April, ditunda. Karena syarat-syarat guru untuk menerima TSG masih diverifikasi. Kepala Dikpora Minahasa Jemmy Maramis membenarkannya. “Kita akan perketat bagi guru-guru penerima TSG. Baik dari segi jumlah jam mengajar maupun kehadiran di sekolah,” ungkapnya. Saat ini, kata Maramis, walau sudah menerima SK Dirjen, namun tak serta merta TSG dibayarkan. “Harus diverifikasi terlebih dahulu kinerja guru tersebut. Jika memenuhi syarat maka langsung dibayarkan,” tegasnya.

Ia menekankan, guru jangan egois. Menikmati TSG, tetapi kualitas mengajar kurang. Guru harus sadar akan kewajibannya. “Jangan hanya memikirkan TSG namun tidak meningkatkan mutu pendidikan. Uangnya hanya dipakai untuk belanja, bukan dibelikan buku referensi atau penunjang lain,” ungkapnya. Jadi kata Maramis, TSG bukan ditahan. “Namun kita verifikasi agar TSG disalurkan ke guru yang benar-benar layak mendapatkannya,” tukas Maramis.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Riany Suwarno menjelaskan, TSG senilai Rp52 miliar sudah masuk ke kas daerah. “Anggaran sudah ada. Sekarang tinggal menunggu SPM dari Dikpora. Sesudah diterbitkan SPM, maka kita akan mengeluarkan SP2D. Dan akan segera mentransfer TSG ke rekening penerima,” urainya. Jika berkas dari Dikpora sudah lengkap, maka pihaknya siap cairkan. “Jika SPM sudah ada, maka beberapa hari SP2D segera terbit dan langsung dibayarkan,” pungkas Suwarno.

Demikian berita dan infromasi yang dapat Pilah Berita bagikan, semoga selalu bermanfaat untuk kita semua, sekian dan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu guru semua..... wassalam...

1 komentar:

KISAH SUKSES Lolos Jadi PNS Guru di Lingkungan Pemda daerah SULAWESI TENGGARa.assalamu Alaikum wr wb-, Saya Ingin Berbagi cerita kepada Anda, Bahwa dulunya Saya hanya Seorang tenaga Honorer di Sekolah Dasar KOLAKA SULAWESI TENGGARA. Sudah 8 Tahun Saya Jadi Tenaga honorer Belum diangkat Jadi PNS,Bahkan Saya Sudah berkali2 mengikuti Ujian, Dan membayar 40jt namun hasilnya nol Uang pun TIDAK Kembali, bahkan Saya Sempat putus asa,Namun Teman Saya memberikan no tlp Bpk.Drs DEDE JUNAEDY M.Si Selaku petinggi di BKN Pusat Yang di Kenalnya selaku kepala DIT Pengadaan PNS. Saya pun coba menghubungi beliau Dan beliau menyuruh Saya mengirim Berkas Saya melalui Email, Alhamdulillah No Nip Dan SK Saya Akhirnya Keluar. Allhamdulillah tentunya sy pun Sangat Gembira sekali,Jadi apapun keadaan Anda skarang Jangan Pernah putus asa Dan Terus berusaha, kalau Sudah Waktunya tuhan pasti kasih jalan,Ini Adalah kisah Nyata Dari Saya. Untuk hasil ini Saya ucapkan terimakasih kepada.1. ALLAH SWT; Karena KepadaNya kita meminta Dan memohon. 2. Terimakasih untuk khususnya Bpk. Drs DEDE JUNAEDY M.Si Di BKN PUSAT, Dan Dialah Yang membantu Kelulusan saya, Alhamdulillah SK Saya Tahun ini Bisa keluar. Teman Teman yg ingin seperti Saya silahkan Anda Hubungi Direktorat Pengadaan PNS, Drs DEDE JUNAEDY .No Tlp; 0823 -4888-3717, Siapa tau beliau Masih mau membantu


EmoticonEmoticon