Selamat pagi rekan-rekan guru semua yang berbahagia. Pada Pagi hari ini Pilah Berita akan memberikan informasi mengenai TUNJANGAN sertifikasi guru negeri dan swasta terlambat 2 bulan. Beberapa guru mengeluhkan keterlambatan tersebut.

“Saya juga bingung, kok belum cair-cair juga dana itu, padahal saya tunggu,” kata Kepala SDN 01 Kalibaru, Suryadi.

Menurut dia, keterlambatan biasanya terjadi sebulan tapi tahun ini sudah 2 bulan sejak Maret lalu.
Suryadi mengatakan, besaran tunjangan sertifikasi yang diterimanya mencapai Rp 9 jutaan. Uang tersebut, rencananya akan digunakan untuk melaksanakan ibadah umrah bersama sang istri.
“Saya punya tabungan uang sekitar Rp 10 juta, dengan adanya tunjangan sertifikasi ini, setidaknya bisa menambah dana untuk umrah bersama istri,” kata Suryadi.

Sementara, Kepala DPPKAD Kota Bekasi Yayan Yuliana menjelaskan, pihaknya masih menunggu nota pencairan dari Dinas Pendidikan untuk pencairan tersebut. Adapun dana sertifikasi yang disimpan dari Kemendiknas sebesar Rp54 Miliar.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin menjawab keluhan para guru. Dia mengaku, keterlambatan pencairan terkendala proses verifikasi data. ”Kami masih memverifikasi, kami mohon para guru agar bersabar,” pintanya, Selasa (5/5).

Lanjutnya, verifikasi dilakukan agar dana tepat sasaran, tidak double data dan semacamnya. Rudi pun menargetkan, Mei ini dana tersebut dipastikan cair.

Berdasarkan data yang dihimpung GoBekasi, tercatat ada 17.087 guru di Kota Bekasi. Dari jumlah tersebut, 10.596 diantaranya mengantongi sertifikasi mengajar dari Kemendikbud.

( dilansir dari situs : http://www.gobekasi.co.id/ )

Demikian berita dan informasi yang dapat primahealth.net berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua, sekian dan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu guru semua,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


EmoticonEmoticon