Selamat malam bapak dan ibu sekalian yang berbahagia. terima kasih telah setia berkunjung di PILAH BERITA. kali ini PILAH BERITA akan menyajikan berita seputar kabar miring tentang pemotongan tunjangan kesra yang membuat keresahan di kalangan PNS. seperti apa beritanya? simak selengkapnya dibawah ini...
Resah dan gelisah kembali menyelimuti hati dan perasaan para Pegawai Negeri Sipil (PNS), pasalnya beredarnya kabar pemotongan tunjangan kesra begitu mengganggu ketenangan mereka (PNS).
Tunjangan yang selama ini menjadi penghasilan tambahan begitu sangat membantu perekonomian para aparatur negara dalam memenuhi segala macam kebutuhan hidup. Ingin tahu seperti apa berita selengkapnya, silakan disimak rekan-rekan semua.
Para pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Kepulauan Anambas mulai resah dengan adanya isu tunjangan kesejahteraan (Kesra) pegawai akan dipotong sebesar 30 persen.
”Kami dengar itu. Gaji PTT akan diturunkan. Baik sarjana maupun SMA disamakan menjadi Rp 1,4 juta per bulan,” ungkap seorang PTT yang enggan disebutkan namanya dilansir Batam Pos (Grup JPNN.com), Rabu (22/4).
Hal yang sama disampaikan seorang PNS Anambas. Dirinya mengaku sudah mendapat informasi tentang pemotongan kesra. Menurutnya, pemotongan kesra sebesar 30 persen sangat memberatkan karena akan mengurangi penghasilannya sebagai PNS. Namun, ia mengaku pasrah dengan keadaan ini.
”Mau gimana lagi memang keadaannya seperti ini, kita pasrah saja lah,” ungkap pria yang memiliki dua orang anak ini.
Kondisi ini cukup memberatkan dirinya, karena harus uang kesra biasanya digunakan untuk membantu biaya pendidikan anaknya. Menurutnya, kondisi yang sama juga dirasakan rekannya yang lain. Apalagi mereka yang sudah mengadaikan SK ke bank. Sehingga setiap bulan mereka harus mencicil pinjaman untuk membayar utang.
”Sementara biaya hidup di Tarempa tinggi, jadi kemungkinan besar tidak akan cukup bila tidak ada kerja sampingan,” ujarnya.
Sementara, Asisten III Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas Augus Raja Unggul, membantah adanya isu pemotongan gaji PTT. Dia menegaskan, informasi yang beredar di tengah pegawai sama sekali tidak benar.
Menurut Augus, gaji merupakan upah kerja bukan merupakan tunjangan. Gaji tidak bisa dikurangi. Apalagi kata Augus, besaran gaji PTT di bawah Upah Minimum Kota (UMK).
”Tidak mungkin dipotong, kasihan mereka kalau gaji dipotong,” tegasnya ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin.
Mengenai pemotongan kesra pegawai, kata Augus, pemerintah pernah ada wacana ke sana. Namun akan dipikirkan lagi, Pemkab Anambas akan mencari jalan keluar yang terbaik supaya kesra tidak terpotong. Upaya yang dilakukan yakni meminjam uang kepada pemerintah pusat sebesar Rp 150 miliar.
Upaya lainnya yakni dengan efisiensi dan sebagainya. Pemotongan kesra hanya akan dilakukan sudah tidak ada jalan lain.
”Pemotongan kesra itu merupakan jalan terakhir jika sudah tidak ada jalan keluar lain,” jelasnya.

(dilansir dari situs : www.jpnn.com)
Demikian berita tentang pemotongan tunjangan kesra PNS yang dapat PILAH BERITA sajikan, semoga bermanfaat. jika berkenan berikan pendapat bapak ibu guru pada kolom komentar dibawah ya.. terima kasih atas kunjungannya...

1 komentar:

sertifikat guru mau dihapus, sekarang pemotongan tunjangan PNS, nanti apalagi?
http://kedaiacemaxs.com/pengobatan-tradisional-epilepsi


EmoticonEmoticon